Author: Richard Reynaldo
-
Suatu Hari di Sawah
•
Aku lari di sepanjang pematang sawah mengejar teman-teman yang telah lebih dahulu melaju. Teriakan ‘wiwit…wiwitan’ itu seperti magnet yang membuat anak-anak di kampungku berlarian menuju sawah. Pagi itu mBok Karto Kliwon mengadakan ‘wiwitan’, sebuah upacara sederhana untuk mengungkapkan syukur dan mohon keselamatan menjelang panen padi. Sesampai di sawah mBok Karto,…
-
Yu Tumirah
•
“Hidup ini memang tidak mudah, tapi apakah dengan mati semua akan menjadi mudah?” pernyataan dan pertanyaan itu terus mengganggu diriku selama aku dirawat di rumah sakit. “Pernyataan bahwa hidup ini tidak mudah” memang baru kali ini terlintas dalam benakku. Selama ini aku menganggap bahwa semua bisa dilakukan dengan mudah. bahwa…
-
Lembar Tak Terbaca
•
Ibu itu meninggal di usia 72 tahun, sementara suaminya telah mendahului dia 15 tahun yang lalu. Sebagai orang tua beliau berhasil dalam mengantar anak-anaknya untuk menjadi orang-orang yang sukses. Anaknya yang sulung tinggal di Jakarta dan menjadi seorang pengusaha, sementara adiknya memilih menjadi warga negara Australia dan menjadi pengusaha pula.…
-
Kenangan dalam Cermin
•
Aku memang sering berlama-lama di depan cermin. Bukannya aku terlalu narsis, tetapi aku selalu ingat akan satu hal kecil yang menjadi kenangan paling indah dalam hidupku. Rambutku panjang, hitam, dan terawat dengan baik. Aku tak pernah tergesa-gesa menggerakkan sisir setiap kali merapikan rambut. Sungguh aku sangat menikmati saat-saat menyisir rambut.…
-
Saat Berteduh
•
Sudah hampir malam namun hujan tak kunjung reda. Aku masih menanti teduhnya hujan dengan berdiri di tritisan sebuah rumah. Sedang asyiknya aku melamun, tiba-tiba lampu di tritisan itu menyala. Pintu sedikit terbuka dan menyembul kepala seorang bapak tua. Aku tersenyum dan dia pun membalas senyumanku. “Maaf Pak, numpang berteduh, saya…
-
Halaman Cinta
•
Dia bukan seorang tokoh, seorang rohaniwan, atau spiritualis, tapi dia seorang bapak biasa. Seorang bapak yang meninggal dalam usia tuanya. Aku sendiri tidak mengenalnya saat dia masih hidup. Aku hanya mengenal dari anaknya yang kemudian menjadi sahabatku. Bagi anaknya, dia sendiri bukanlah sosok yang teramat istimewa, bahkan anak dan istrinya…
-
Cinta tak Pernah Meminta
•
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.~ Mahatma Ghandi Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua…
-
Kekayaan Kota: Menuju Pembangunan Berdasarkan Aset di Wilayah-wilayah yang Baru Mengalami Urbanisasi
•
Kekayaan Kota: Menuju Pembangunan Berdasarkan Aset di Wilayah-wilayah yang Baru Mengalami Urbanisasi seperti disarikan dalam : http://mkusumawijaya.wordpress.com/2009/06/03/kekayaan-kota-menuju-pembangunan-berdasarkan-aset-di-wilayah-wilayah-yang-baru-mengalami-urbanisasi1/ Oleh: Prof. John Friedmann Diterjemahkan dengan ijin penulis ke dalam Bahasa Indonesia oleh Marco Kusumawijaya, dari John Friedmann, The wealth of cities: Towards an asset-based development of newly urbanizing regions, UN-HABITAT Lecture Award…
-
Saat Berteduh
•
Sudah hampir malam namun hujan tak kunjung reda. Aku masih menanti teduhnya hujan dengan berdiri di tritisan sebuah rumah. Sedang asyiknya aku melamun, tiba-tiba lampu di tritisan itu menyala. Pintu sedikit terbuka dan menyembul kepala seorang bapak tua. Aku tersenyum dan dia pun membalas senyumanku. “Maaf Pak, numpang berteduh, saya…
-
BERSYUKUR
•
By Andrie Wongso Sebuah Cerita klasik yang dituturkan dan buah karya dari sang Motivator. Sangat menyentuh untukku dan semoga buat para sahabat sekalian. Alkisah, di sebuah kerajaan, sang raja ,memiliki kegemaran berburu. Suatu hari, ditemani penasehat dan pengawalnya raja pergi berburu ke hutan.Karena kurang hati-hati, terjadilah kecelakaan, jari kelingking raja…